PERHUMAS Indicators Adalah Sebuah Terobosan

oleh -45 views
Boy Kelana Soebroto - Ketua Umum PERHUMAS dan Benny S Butarbutar - Sekretaris Umum PERHUMAS

KORAN PRIORITAS — PERHUMAS INDICATORS: INOVASI BERMANFAAT BAGI CUSTOMER DORONG LOMPATAN KEPERCAYAAN DAN REPUTASI PERUSAHAAN

Ketua Umum Organisasi Profesi Kehumasan Indonesia (PERHUMAS), Boy Kelana Soebroto, MCIPR, menegaskan perusahaan yang melakukan terobosan inovasi dan memberikan manfaat paling besar bagi customer dan masyarakat akan mendorong lompatan peningkatan kepercayaan dan reputasi perusahaan atau lembaga karena mampu mempertahankan relevansi produk dan jasa secara berkelanjutan.

Inovasi: Kunci Kepercayaan dan Reputasi

Dalam acara sosialisasi peluncuran produk riset organisasi profesi kehumasan PERHUMAS yang diselenggarakan pada Senin, 18 September 2023, Boy Kelana Soebroto menyoroti pentingnya inovasi sebagai faktor utama dalam membangun kepercayaan dan reputasi perusahaan atau lembaga.

Dengan jabatan gandanya sebagai Ketua Umum PERHUMAS dan Head of Corporate Communication di Astra International, Boy Kelana telah menyajikan pemikiran berharga tentang transformasi profesi kehumasan.

Beliau menekankan bahwa profesi kehumasan tidak lagi harus dianggap sebagai “staff kehumasan” yang hanya menangani tugas-tugas komunikasi biasa.

Sebaliknya, kehumasan harus dilihat sebagai bagian integral dari top management yang memiliki peran strategis dalam menghasilkan keuntungan bagi perusahaan.

PERHUMAS Indicators: Alat Ukur Kepercayaan dan Reputasi

Salah satu pencapaian penting dari PERHUMAS adalah peluncuran produk riset bernama PERHUMAS Indicators. Riset ini mengukur tingkat kepercayaan dan reputasi dalam industri dan organisasi yang menjadikan kebijakan komunikasi sebagai bagian terpenting dari manajemen mereka.

PERHUMAS Indicators memiliki delapan indikator utama yang mencakup berbagai aspek kinerja perusahaan, termasuk manajemen kualitas, lingkungan, sosial, dan tata kelola, inovasi, kepemimpinan, teknologi, manajemen SDM, komunikasi, dan penanganan krisis.

Tingkat Kepercayaan dan Reputasi

Hasil riset PERHUMAS Indicators menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan publik terhadap swasta, pemerintah, dan lembaga masih cukup baik, dengan skor mencapai di atas 65%.

Walaupun kepercayaan terhadap pemerintah relatif tinggi (67%), tetapi perlu terus ditingkatkan agar program pembangunan dapat berjalan dengan baik dan berkelanjutan.

Pemerintah telah berkomitmen untuk membangun kultur profesional dalam birokrasi pemerintahan, yang secara signifikan memengaruhi kinerja dan tingkat kepercayaan masyarakat. Di sisi lain, sektor swasta (76%) dan BUMN (73%) perlu bekerja sama secara aktif dan seimbang dalam mendukung pembangunan nasional.

Keunggulan dan Kelemahan

PERHUMAS Indicators juga memeriksa keunggulan dan kelemahan sektor swasta dan BUMN dalam delapan indikator kepercayaan dan reputasi.

Swasta dan BUMN menonjol dalam kategori inovasi, dengan swasta mencapai nilai kepercayaan 75,5% dan BUMN 69%. Swasta dianggap lebih dinamis dan mampu mengimplementasikan inovasi, sementara BUMN perlu lebih banyak upaya untuk membangun semangat inovasi.

Indikator penting lainnya adalah penanganan krisis, di mana kedua sektor ini memiliki skor di bawah 70%. Hal ini menunjukkan perlunya peningkatan kemampuan mitigasi dan koordinasi lintas sektoral untuk menghadapi ancaman global seperti kompleksitas dan ketidakpastian.

PERHUMAS Indicators adalah sebuah terobosan penting yang memberikan wawasan mendalam tentang hubungan antara inovasi, kepercayaan, dan reputasi perusahaan atau lembaga.

Hasil riset ini menjadi panduan bagi perusahaan dan organisasi dalam memahami bagaimana mereka dapat meningkatkan kepercayaan dan reputasi mereka dengan memanfaatkan inovasi yang bermanfaat bagi pelanggan dan masyarakat.

Profesi kehumasan, dengan dukungan PERHUMAS, memainkan peran kunci dalam proses ini, membuktikan bahwa humas adalah elemen integral dalam kesuksesan suatu perusahaan.

Tentang PERHUMAS

Perhimpunan Hubungan Masyarakat Indonesia (PERHUMAS) adalah organisasi profesi para praktisi Humas dan Komunikasi Indonesia yang didirikan pada tanggal 15 Desember 1972.

PERHUMAS secara resmi telah tercatat di Depdagri sebagai organisasi nasional kehumasan di Indonesia dan pada International Public Relations Association IPRA yang berkedudukan di London.

PERHUMAS bertujuan meningkatkan keterampilan professional, memperluas dan memperdalam pengetahuan, meningkatkan kontak dan pertukaran pengalaman antara anggota serta berhubungan dengan organisasi serumpun di dalam dan luar negeri.