Dari 130 seniman, 68 eksibitor, hingga tequila milik Michael Jordan. StartMoments Jakarta 2026 mempertemukan seni, fashion, desain, dan gaya hidup lintas negara dalam satu ruang yang tak biasa.
Ada yang berbeda di lantai 51 dan 52 Ciputra World 2, Jakarta Selatan. Ruangan yang biasanya dipenuhi aktivitas perkantoran, rapat bisnis, dan percakapan tentang target perusahaan itu mendadak berubah menjadi galeri seni.
Lukisan, ilustrasi, instalasi, produk fashion, hingga berbagai benda koleksi mengambil tempat di antara ruang kerja dan lounge gedung pencakar langit.
Pemandangan tersebut menjadi salah satu daya tarik StartMoments Jakarta 2026. Digelar pada 5–8 November 2026, perhelatan ini mencoba menawarkan sesuatu yang berbeda dari pameran seni pada umumnya.
Bukan sekadar memindahkan karya ke ruang pamer, melainkan membawa seni masuk ke lingkungan yang selama ini lebih identik dengan dunia bisnis dan profesional.
Sebanyak 130 seniman dan 68 eksibitor terlibat dalam acara ini. Mereka datang dengan beragam ekspresi kreatif, mulai dari seni rupa, ilustrasi, fashion, aksesori, desain, hingga merchandise artistik.
Ada karya yang ditawarkan sebagai objek koleksi, ada pula yang dikembangkan menjadi produk yang bisa digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Mengusung tema Faith, StartMoments mengajak pengunjung melihat kepercayaan sebagai energi untuk membangun masa depan, memperkuat hubungan antarmanusia, dan membuka kemungkinan baru melalui kreativitas.
Di tengah perubahan cara masyarakat menikmati seni, gagasan tersebut menjadi menarik. Galeri tidak lagi harus berada di dalam museum atau bangunan khusus. Seni bisa hadir di ruang komersial, perkantoran, bahkan menjadi bagian dari aktivitas sosial masyarakat urban.
Ketika Michael Jordan Masuk ke Galeri Seni
Di antara karya para seniman dan produk kreatif, ada satu nama yang mengundang perhatian: Cincoro Tequila. Merek tequila ultra-premium asal Jalisco, Meksiko, ini memiliki keterkaitan dengan legenda basket dunia Michael Jordan bersama sejumlah pemilik tim NBA.
Nama Jordan tentu bukan figur asing dalam industri global. Ia dikenal bukan hanya karena prestasinya di lapangan basket, tetapi juga kemampuannya membangun bisnis dan mengembangkan identitas merek. Cincoro menjadi salah satu ekspresi dari pertemuan dunia olahraga, kewirausahaan, dan gaya hidup.
Kehadirannya di StartMoments memperlihatkan bagaimana sebuah produk dapat membawa cerita yang lebih luas daripada fungsi dasarnya. Tequila bukan sekadar minuman tradisional Meksiko, melainkan juga bagian dari budaya, sejarah, dan identitas yang dikemas dalam industri gaya hidup kontemporer.
Namun, daya tarik StartMoments tidak berhenti pada nama Michael Jordan. Ada dua tradisi lain yang turut diperkenalkan kepada pengunjung: penyulingan whisky Skotlandia dan pembuatan cognac Prancis.
Menjelajahi Tradisi Skotlandia dan Prancis
Glengoyne, single malt Scotch whisky asal Skotlandia, hadir membawa kisah tentang kesabaran dalam proses produksi. Merek ini dikenal dengan pendekatan penyulingan yang lambat, sebuah filosofi yang menempatkan waktu dan ketekunan sebagai bagian penting dalam membentuk karakter produknya.
Pengunjung StartMoments juga berkesempatan mencicipi Glengoyne secara gratis, sesuai ketentuan dan ketersediaan penyelenggara. Kesempatan ini memberikan pengalaman langsung untuk mengenal karakter whisky single malt yang memiliki akar tradisi panjang.
Sementara itu, Cognac Menier membawa cerita dari wilayah Borderies cru di Prancis, tepatnya Domaine de la Rigoletrie.
Didirikan pada 1840, Menier memiliki sejarah panjang dalam tradisi produksi cognac. Kisah keluarga dan pewarisan pengetahuan menjadi bagian dari identitas merek tersebut. Nama Jacques Menier dan putranya, Thomas Menier, turut menghidupkan kembali perjalanan keluarga ini dalam industri cognac.
Tiga nama tersebut datang dari latar belakang berbeda. Cincoro membawa semangat Meksiko dengan sentuhan dunia olahraga internasional. Glengoyne merepresentasikan tradisi penyulingan Skotlandia, sedangkan Cognac Menier mengangkat warisan keluarga dari Prancis.
Kehadiran mereka memberikan perspektif lain tentang gaya hidup premium. Nilai sebuah produk tidak semata-mata terletak pada harga atau kemasannya, tetapi juga pada sejarah, proses, dan cerita yang menyertainya.
Kantor di Lantai 51 Berubah Menjadi Ruang Apresiasi
Keputusan menggunakan lantai 51 dan 52 Ciputra World 2 sebagai lokasi pameran menjadi salah satu eksperimen menarik StartMoments.
Selama ini, ruang seni cenderung memiliki identitas tersendiri. Museum, galeri, atau pusat kebudayaan menjadi tempat yang secara khusus disiapkan untuk menikmati karya. StartMoments mencoba membongkar batas tersebut.
Di lantai tinggi gedung perkantoran, karya seni ditempatkan dalam lingkungan yang sehari-hari digunakan untuk aktivitas profesional. Kontras antara dunia bisnis dan kreativitas justru menciptakan pengalaman berbeda.
Pengunjung tidak hanya datang untuk melihat lukisan atau membeli produk. Mereka dapat berinteraksi dengan kreator, mendengarkan gagasan di balik sebuah karya, serta memahami proses yang melahirkan produk artistik.
Konsep ini sekaligus memperluas pengertian tentang ruang publik. Sebuah gedung perkantoran yang selama ini berfungsi sebagai pusat kegiatan ekonomi dapat pula menjadi ruang pertemuan budaya.
Ada pesan yang lebih besar di balik pendekatan tersebut: seni tidak harus menunggu orang datang ke galeri. Seni juga bisa mendatangi masyarakat melalui ruang-ruang yang selama ini menjadi bagian dari rutinitas mereka.
Dari Karya Seni Menjadi Produk yang Bisa Dipakai
Perubahan lain terlihat pada hubungan antara seni dan industri fashion. Dalam perkembangan industri kreatif, karya seni semakin sering melampaui medium konvensionalnya.
Ilustrasi yang semula hadir di atas kertas dapat berkembang menjadi desain pakaian. Lukisan dapat direproduksi sebagai art print. Karya visual juga bisa diterjemahkan menjadi aksesori, merchandise, maupun barang koleksi.
StartMoments mencoba mempertemukan berbagai kemungkinan tersebut melalui sejumlah program.
Makers Moments menghadirkan lokakarya kreatif yang memungkinkan pengunjung mengenal proses penciptaan karya. Converse Moments menjadi ruang diskusi mengenai seni dan perkembangan industri kreatif. Adapun Wearable Art & Collectible Art Merchandise mengeksplorasi pertemuan seni rupa dengan fashion, aksesori, dan produk koleksi.
Bagi seniman independen, pendekatan ini membuka peluang untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Karya tidak hanya dipajang untuk diapresiasi, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi.
Di sinilah muncul pertemuan antara idealisme artistik dan mekanisme pasar. Kreativitas membutuhkan ruang ekspresi, tetapi keberlanjutan industri kreatif juga memerlukan model bisnis yang memungkinkan para pelakunya memperoleh penghasilan.
StartMoments mencoba menghadirkan kedua sisi tersebut dalam satu ekosistem.
Jakarta dan Perubahan Selera Generasi Urban
Perkembangan gaya hidup masyarakat perkotaan ikut mengubah cara orang menikmati seni dan budaya. Pengalaman kini menjadi bagian penting dalam konsumsi. Orang tidak hanya mencari produk, tetapi juga cerita, identitas, dan pengalaman yang melekat pada produk tersebut.
Sebuah karya seni bisa menjadi koleksi personal. Sebuah desain pakaian dapat menjadi pernyataan identitas. Sementara produk dengan sejarah panjang bisa menjadi pintu masuk untuk mengenal tradisi budaya dari negara lain.
StartMoments menangkap kecenderungan tersebut dengan mempertemukan seniman lokal, desainer, pelaku fashion, kolektor, dan merek internasional.
Tentu, tantangan industri kreatif tidak berhenti pada penyelenggaraan pameran. Pertanyaan berikutnya adalah bagaimana menciptakan keberlanjutan bagi para seniman, memperluas pasar karya lokal, serta membangun hubungan yang lebih erat antara kreator dan publik.
Namun, setidaknya StartMoments menawarkan satu alternatif: menjadikan seni sebagai bagian dari pengalaman hidup sehari-hari, bukan sesuatu yang hanya dinikmati dalam kesempatan khusus.
Selama empat hari, 5–8 November 2026, Ciputra World 2 menjadi tempat pertemuan berbagai gagasan, karya, dan tradisi dari latar belakang yang berbeda.
Mungkin itulah hal paling menarik dari StartMoments. Sebuah galeri yang tidak berada di museum, karya seni yang bertemu dengan fashion, serta tradisi minuman dari tiga negara yang hadir berdampingan dengan kreativitas para seniman.
Di lantai 51 sebuah gedung pencakar langit, seni menemukan alamat baru. Dan bagi Jakarta, ini bisa menjadi undangan untuk melihat kreativitas dari sudut pandang yang berbeda: lebih terbuka, lebih dekat dengan kehidupan, dan tentu saja, penuh kemungkinan.











