Orang Tua Harus Waspadai Kemungkinan Bahaya Mainan yang Dibeli Online

  • Bagikan


Orang tua, berhati-hatilah! Periksalah keamanan mainan anak-anak Anda. Peringatan ini muncul setelah hampir setengah dari mainan anak yang dites dalam penelitian baru-baru ini ternyata didapati berbahaya.

Mainan yang dibeli secara online dari penjual atau pihak ketiga dapat menyebabkan anak tercekik, terbakar, atau keracunan. Hal tersebut disampaikan British Toy and Hobby Association yang menyerukan perubahan dalam UU Inggris untuk melarang penjualan mainan anak-anak yang tidak aman oleh riteler secara online.

Rebecca yang baru berusia dua tahun dapat tersenyum, tertawa-tawa sewaktu bermain dengan mainan-mainan favoritnya. Tapi awal tahun ini, sebuah mainan hampir saja merenggut nyawanya. Ia keliru mengira beberapa magnet sebagai permen dan menelannya.

Mainan yang dianggap tidak aman untuk diberikan kepada anak-anak, karena mengandung zart beracun/berbahaya. (Foto: ilustrasi).

Mainan yang dianggap tidak aman untuk diberikan kepada anak-anak, karena mengandung zart beracun/berbahaya. (Foto: ilustrasi).

Magnet-magnet tersebut dibeli di situs eBay melalui pihak ketiga. Begitu kerasnya magnet-magnet tersebut sampai-sampai usus Rebecca pecah.

Tentu saja hal tersebut merupakan saat yang menakutkan bagi sang ibu, Sam McCarthy.

Sebuah survei terhadap sejumlah mainan yang dipilih secara acak telah mendapati beberapa benda yang berpotensi mematikan yang membanjiri pasar online.

Delapan puluh delapan persen benda yang diteliti oleh British Toy and Hobby Association didapati ilegal berdasarkan UU keamanan Inggris.

Empat puluh delapan persen tidak aman dan dapat menyebabkan orang tercekik, tersedak atau keracunan bahan kimia. Sekarang ini tidak ada kewajiban hukum bagi pasar online untuk memeriksa keamanan produk-produk yang ditawarkan.

Survei terhadap sejumlah mainan yang dipilih secara acak telah mendapati beberapa benda yang berpotensi mematikan yang membanjiri pasar online. (Foto: ilustrasi).

Survei terhadap sejumlah mainan yang dipilih secara acak telah mendapati beberapa benda yang berpotensi mematikan yang membanjiri pasar online. (Foto: ilustrasi).

Jeremy Burnie, kepala bidang kepatuhan di British Toy and Hobby Association mengatakan bahwa orang tua harus selalu waspada. Ia memberi salah satu contoh mainan yang berbahaya. Ia mengatakan, “Boneka buaya ini dijual selama tiga tahun proyek kami. Kami membelinya setiap kali melakukan tes di pasar online. Mainan ini memiliki kancing tarik (ritsleting) terbuka dengan akses ke bagian isi bonekanya, dan ritsleting itu lepas dan pecah menjadi bagian-bagian kecil, yang dapat membuat tersedak atau tercekik pada anak-anak kecil, yang menjadi target pasarnya.”

Burnie kemudian menambahkan, “Jika Anda membeli mainan-mainan generik dari pihak ketiga yang benar-benar tidak Anda kenal dan tidak dapat Anda lihat alamat dan namanya, mereka benar-benar tidak punya alamat di Inggris dan Uni Eropa, ini yang paling berisiko.”

eBay menyatakan bekerja sama erat dengan otoritas yang menetapkan standar dan memiliki filter yang memblokir jutaan listing yang tidak aman.

Tetapi berbagai lembaga konsumen dan organisasi dagang menginginkan undang-undang di Inggris diperketat.

Neena Bhati dari organisasi konsumen Which? mengemukakan, “Tidak ada siapapun yang mengecek bahwa peritel pihak ketiga benar-benar melakukan pemeriksaan keamanan, dan kami yakin pasar online sekarang ini harus memiliki tanggung jawab hukum itu.”

Dengan banyaknya orang tua yang berpaling pada belanja online untuk membeli hadiah Natal bagi keluarga kali ini, peringatan untuk berhati-hati tersebut semakin mendesak untuk diindahkan, agar hadiah impian itu tidak menjadi mimpi buruk bagi mereka. [uh/ab]



Source link

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *