Kesembuhan COVID-19 Bertambah Mencapai 4.095.663 Orang – Berita Terkini

  • Bagikan



JAKARTA – Perkembangan penanganan pandemi COVID-19 per 9 November 2021 secara nasional, angka kesembuhan harian bertambah mencapai 585 orang sembuh per hari. Adanya penambahan hari ini meningkatkan angka kumulatif kesembuhan hingga menembus angka 4 juta orang sembuh atau tepatnya 4.095.663 orang (96,4%).

Sejalan dengan itu, kasus aktif atau pasien positif yang masih membutuhkan perawatan medis, berkurang lagi sebanyak 172 kasus dan totalnya menjadi 9.602 kasus (0,2%). Sementara pasien terkonfirmasi positif (RT-PCR/TCM dan rapid antigen), hari ini bertambah sebanyak 434 kasus dan kumulatifnya, atau jumlah pasien terkonfirmasi positif yang tercatat sejak kasus pertama hingga hari ini mencapai 4.248.843 kasus.

Disamping itu, pasien meninggal juga bertambah lagi sebanyak 21 kasus dan kumulatifnya mencapai 143.578 kasus (3,4%). Selain itu, dari hasil uji laboratorium per hari, spesimen selesai diperiksa (RT-PCR/TCM dan rapid test antigen) per hari sebanyak 248.015 spesimen dengan jumlah suspek sebanyak 7.082 kasus. 

Untuk perkembangan program vaksinasi, penerima vaksin ke-1 bertambah sebanyak 1.064.798 orang dengan totalnya sudah melebihi angka 126 juta orang atau 126.459.285 orang. Sedangkan penerima vaksinasi ke-2 bertambah 858.050 orang dan totalnya meningkat melebihi 80 juta orang atau angka tepatnya 80.070.525 orang. Serta penerima vaksin ke-3 bertambah 2.961 orang dan kumulatifnya melebihi 1,1 juta orang atau 1.170.175 orang. Untuk target sasaran vaksinasi berada di angka 208.265.720 orang.

Lebih lanjut, melihat perkembangan penanganan per provinsi, terdapat lima provinsi menambahkan pasien sembuh harian tertinggi. Provinsi DKI Jakarta menambahkan 147 orang dan kumulatifnya 848.003 orang, diikuti Jawa Tengah menambahkan 77 orang dan kumulatifnya 453.863 orang, Jawa Barat menambahkan 71 orang dan kumulatifnya 690.438 orang, Jawa Timur menambahkan 66 orang dan kumulatifnya 368.705 orang serta DI Yogyakarta menambahkan 33 orang dan kumulatifnya 150.447 orang. 

Lalu, pada penambahan kasus terkonfirmasi positif harian terdapat 5 provinsi dengan angka tertinggi. Yakni di DKI Jakarta menambahkan 94 kasus dan kumulatifnya 862.370 kasus, diikuti Jawa Barat menambahkan 62 kasus dan kumulatifnya 706.614 kasus, Jawa Timur menambahkan 48 kasus dan kumulatifnya 398.707 kasus, Jawa Tengah menambahkan 39 kasus dan kumulatifnya 485.579 kasus serta Bali menambahkan 21 kasus dan kumulatifnya 114.015 kasus. 

Selain itu, per hari ini terdapat 11 provinsi yang menambahkan kasus kematian. Diantaranya Jawa Timur 7 kasus dan kumulatifnya 29.657 kasus, diikuti Jawa Tengah 4 kasus dan kumulatifnya 30.166 kasus serta Nusa Tenggara Timur 2 kasus dan kumulatifnya 1.333 kasus. Sementara 9 provinsi lainnya menambahkan 1 kasus yaitu Jawa Barat dengan kumulatifnya 14.710 kasus, DI Yogyakarta dengan kumulatifnya 5.255 kasus, Bali dengan kumulatifnya 4.034 kasus, Lampung dengan kumulatifnya 3.824 kasus, Sumatera Barat dengan kumulatifnya 2.151 kasus, Aceh dengan kumulatifnya 2.063 kasus, Sulawesi Tengah dengan kumulatifnya 1.596 kasus serta Sulawesi Utara dengan kumulatifnya 1.044 kasus.

Disamping itu, hasil uji per hari jejaring laboratorium berbagai wilayah, jumlah kumulatif spesimen selesai diperiksa mencapai 48.817.417 spesimen. Terdiri dari spesimen positif (kumulatif) sebanyak 7.878.605 spesimen dan spesimen negatif (kumulatif) sebanyak 39.239.427 spesimen. Positivity rate spesimen (NAA dan Antigen) harian di angka 0,32% dan positivity rate spesimen mingguan (31 Oktober – 6 November 2021) di angka 0,36%. Sementara spesimen invalid dan inkonklusiv (per hari) berjumlah 39 spesimen. 

Untuk jumlah orang yang diperiksa per hari ini ada 173.067 orang dan kumulatifnya 32.678.344 orang. Lalu pada hasil terkonfirmasi negatif jumlah kumulatifnya meningkat menjadi 28.429.501 orang termasuk tambahan hari ini sebanyak 172.633 orang. Sementara positivity rate (NAA dan Antigen) orang harian di angka 0,25% dan positivity rate orang mingguan (31 Oktober – 6 November 2021) di angka 0,35%. Secara sebaran wilayah terdampak masih berada di 34 provinsi dan 510 kabupaten/kota. 

 

Jakarta, 9 November 2021 
Tim Komunikasi Komite Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional

[ISTA/ACU/FKP]



Source link

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *