Kesembuhan COVID-19 Bertambah Mencapai 4.093.208 Orang – Berita Terkini

  • Bagikan



JAKARTA – Perkembangan penanganan pandemi COVID-19 per 6 November 2021 secara nasional, angka kesembuhan harian bertambah mencapai 622 orang sembuh per hari. Adanya penambahan hari ini meningkatkan angka kumulatif kesembuhan hingga menembus angka 4 juta orang sembuh atau tepatnya 4.093.208 orang (96,4%).

Sejalan dengan itu, kasus aktif atau pasien positif yang masih membutuhkan perawatan medis, berkurang lagi sebanyak 236 kasus dan totalnya menjadi 10.979 kasus (0,3%). Sementara pasien terkonfirmasi positif (RT-PCR/TCM dan rapid antigen), hari ini bertambah sebanyak 401 kasus dan kumulatifnya, atau jumlah pasien terkonfirmasi positif yang tercatat sejak kasus pertama hingga hari ini mencapai 4.247.721 kasus.

Disamping itu, pasien meninggal juga bertambah lagi sebanyak 15 kasus dan kumulatifnya mencapai 143.534 kasus (3,4%). Selain itu, dari hasil uji laboratorium per hari, spesimen selesai diperiksa (RT-PCR/TCM dan rapid test antigen) per hari sebanyak 256.032 spesimen dengan jumlah suspek sebanyak 6.393 kasus.

Untuk perkembangan program vaksinasi, penerima vaksin ke-1 bertambah sebanyak 331.968 orang dengan totalnya sudah melebihi angka 124 juta orang atau 124.156.167 orang. Sedangkan penerima vaksinasi ke-2 bertambah 426.234 orang dan totalnya meningkat melebihi 78 juta orang atau angka tepatnya 78.114.072 orang. Serta penerima vaksin ke-3 bertambah 4.571 orang dan kumulatifnya melebihi 1,1 juta orang atau 1.160.942 orang. Untuk target sasaran vaksinasi berada di angka 208.265.720 orang.

Lebih lanjut, melihat perkembangan penanganan per provinsi, terdapat lima provinsi menambahkan pasien sembuh harian tertinggi. Provinsi DKI Jakarta menambahkan 257 orang dan kumulatifnya 847.665 orang, diikuti Jawa Timur menambahkan 51 orang dan kumulatifnya 368.544 orang, Jawa Tengah menambahkan 39 orang dan kumulatifnya 453.674 orang, Sumatera Utara menambahkan 32 orang dan kumulatifnya 102.754 orang serta Bali menambahkan 27 orang dan kumulatifnya 109.905 orang.

Lalu, pada penambahan kasus terkonfirmasi positif harian terdapat 5 provinsi dengan angka tertinggi. Yakni di DKI Jakarta menambahkan 68 kasus dan kumulatifnya 862.130 kasus, diikuti Jawa Barat menambahkan 53 kasus dan kumulatifnya 706.431 kasus, Jawa Tengah menambahkan 51 kasus dan kumulatifnya 485.480 kasus, Jawa Timur menambahkan 47 kasus dan kumulatifnya 398.597 kasus serta DI Yogyakarta menambahkan 26 kasus dan kumulatifnya 156.093 kasus.

Untuk sebaran kasus aktif per provinsi dengan angka tertinggi berada di Jawa Tengah sebanyak 1.649 kasus, Papua sebanyak 1.628 kasus, Jawa Barat sebanyak 1.574 kasus, DKI Jakarta sebanyak 879 kasus dan Kalimantan Utara sebanyak 753 kasus.

Selain itu, terdapat 5 provinsi dengan angka kematian harian tertinggi diantaranya di Jawa Tengah menambahkan 3 kasus dan kumulatifnya 30.157 kasus, diikuti Jawa Timur menambahkan 3 kasus dan kumulatifnya 29.646 kasus, Sumatera Barat menambahkan 2 kasus dan kumulatifnya 2.149 kasus, DKI Jakarta menambahkan 1 kasus dan kumulatifnya 13.586 kasus serta Riau menambahkan 1 kasus dan kumulatifnya 4.114 kasus.

Disamping itu, hasil uji per hari jejaring laboratorium berbagai wilayah, jumlah kumulatif spesimen selesai diperiksa mencapai 48.160.848 spesimen. Terdiri dari spesimen positif (kumulatif) sebanyak 7.876.712 spesimen dan spesimen negatif (kumulatif) sebanyak 38.584.829 spesimen. Positivity rate spesimen (NAA dan Antigen) harian di angka 0,26% dan positivity rate spesimen mingguan (24 – 30 Oktober 2021) di angka 0,36%. Sementara spesimen invalid dan inkonklusiv (per hari) berjumlah 39 spesimen.

Untuk jumlah orang yang diperiksa per hari ini ada 176.845 orang dan kumulatifnya 32.226.925 orang. Lalu pada hasil terkonfirmasi negatif jumlah kumulatifnya meningkat menjadi 27.979.204 orang termasuk tambahan hari ini sebanyak 176.444 orang. Sementara positivity rate (NAA dan Antigen) orang harian di angka 0,23% dan positivity rate orang mingguan (24 – 31 Oktober 2021) di angka 0,35%. Secara sebaran wilayah terdampak masih berada di 34 provinsi dan 510 kabupaten/kota.

 

Jakarta, 6 November 2021

Tim Komunikasi Komite Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional

[ISTA/ACU/MRH]



Source link

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *