Gelorakan Rasa Nasionalisme di Hari Kebangkitan Nasional 2022

  • Bagikan
Gelorakan Rasa Nasionalisme di Hari Kebangkitan Nasional 2022


Telegraf – Dalam rangkan menggelorakan kembali rasa nasionalime kepada masyarakat yang di nilai masih terpolarisai secara politik.  Panitia Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2022 yang terdiri dari berbagai kalangan akan memperingati Harkitnas di Kota Solo dengan mengusung tema “Semangat Kebangkitan Nasional” dengan tagline “Bangkit Indonesia!”

“Kami adakan acara di Solo, karena disanalah dimana berbagai organisasi pergerakan kemerdekaan bersatu dan mewujudkan tekadnya untuk Indonesia merdeka dengan membangun Tugu Lilin pada peringatan 25 tahun kebangkitan nasional pada tahun 1933 silam,” kata Sekretaris Panitia Jeff Sondakh.

Sementara itu Ketua Panitia Nirmala Firdaus mengungkapkan akibat dari polarisasi di masyarakat berbahaya terhadap kehidupan bangsa Indonesia kedepannya karena menciptakan iklim poltik identitas yang saling menjatuhkan satu sama lain dan saling curiga satu sama lain. Oleh karena itu, semangat kebangkitan nasional wajib digaungkan kembali dan perlunya persatuan bangsa tanpa membedakan agama, suku, ras, antar golongan serta mempererat kebersamaan untuk bangkit menyongsong masa depan yang lebih baik.

“Kondisi bangsa yang saat ini masih terpolarisasi secara politik menjadi alasan utama untuk mengobarkan kembali semangat kebangkitan nasional dan nasionalisme yang menyatukan bangsa ini menuju kemerdekaan. Semangat kebangkitan nasional mengajarkan kita untuk selalu optimis dalam menghadapi masa depan, merekatkan kembali persatuan dan kebersamaan untuk bangkit menyongsong masa depan yang lebih baik dalam menghadapi semua tantangan dan persoalan sebagai penerus ketangguhan bangsa ini,” tuturnya Minggu (15/5).

Sony Tulung salah satu presenter Indonesia megatakan agenda yang akan diadakan tidak lari dari makna yang sebenarnya bahwa Indonesia itu adalah satu dan karena acaranya adalah kebangkitan nasional, maka kita ingin membuat acara yang mencerminkan rohnya atau jiwanya bahwa Indonesia bisa bangkit dari keterpurukan.

“Kami ingin memunculkan kesadaran bahwa Indonesia harusnya satu. Jadi ingin membuat acara yang menggelorakan bahwa kita orang Indonesia dan bangga sebagai orang Indonesia. Bukan bangga dengan budaya yang lain. Itu yang akan kita kemas sedemikian rupa termasuk secara musikalitas,” kata Sony.

Atti K.



Source link

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.