Epidemiolog: Flurona Bukan Varian Baru

  • Bagikan
Epidemiolog: Flurona Bukan Varian Baru


Telegraf – Sejumlah media Internasional mengkhawatrikan seorang terinveksi dua virus sekaligus dalam waktu yang bersamaan. yakni yakni influenza dan SARS-CoV-2. Hal tersebut diberikan istilah Flurona di sejumlah pemberitaan asing. Epidemiolog meluruskan bahwa Flurona bukanlah varian baru seprti varian IHU atau atau B1.640.2 yg ditemukan di Perancis.

Epidemiologi Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman menjelaskan “Terkait beredarnya berita tentang flurona, yang dikatakan sebagai varian baru di media tertentu (Media Asing), tapi bukan media mainstream (Media Lokal pada umumnya). Ini bisa saya luruskan bahwa saat ini tidak ada varian flurona. Itu adalah istilah yang digunaka media dari kawasan Israel termasuk juga India yang menggunakan itilah baru ini, yang merefleksikan seseorang  terinfeksi virus Influensa dan juga oleh virus Covid”. kepada Redaksi (06/01/2022).

Koinfeksi terjangkit dua virus dalam waktu yang sama seperti yang terjadi di Israel merupakan hal yang wajar pada masa pendemi saat ini umumnya pada negara 4 musim dan benua Eropa. Virus Influensa di negara 4 musim merupakan kisah usang yang belum terselesaikan hingga saat ini yang dapat membebani fasilitas kesehatan bahkan dapat menyebabkan kematian pada orang lanjut usia.

Sementara itu, koinfeksi yang terjadi di Israel dapat terjadi pula di Indonesia namun dengan kasus yang berbeda seperti Demam Berdarah. Pemerintah harus memperhatikan dan meningkatkan kewaspadaan agar hal yang terjadi di belahan dunia lain tidak terjadi di negara ini dan tidak menggangu program-program pelayanan kesehatan yang tengah berjalan.

Dicky menambahkan “Koifeksi itu bukan hal yang tidak mungkin, dan sudah terjadi saat ini, tentu bicara dampak yang paling mendasar  tentang terapinya ya hapir sama, penyakit yang medasar ya diterapi termasuk juga dalam hal ini memberi pesan penting”.

Yuan Adriles
Latest posts by Yuan Adriles (see all)





Source link

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *