Angka Kesembuhan COVID-19 Terus Meningkat Hingga 4.116.962 Orang

oleh



JAKARTA – Perkembangan penanganan pandemi COVID-19 per 12 Januari 2022 secara nasional menunjukkan angka kesembuhan harian sebesar 314 orang sembuh per hari. Angka kumulatifnya bertambah melebihi 4,1 juta orang sembuh atau tepatnya 4.116.962 orang (96,5%).

Pada kasus aktif atau pasien positif yang masih membutuhkan perawatan medis, bertambah 326 kasus dan kumulatifnya menjadi 6.985 kasus (0,2%). Sementara pasien terkonfirmasi positif (RT-PCR/TCM dan rapid antigen), hari ini bertambah sebanyak 646 kasus dan kumulatifnya, atau jumlah pasien terkonfirmasi positif yang tercatat sejak kasus pertama hingga hari ini mencapai 4.268.097 kasus.

Disamping itu, pasien meninggal bertambah 6 kasus dan kumulatifnya mencapai 144.150 kasus (3,4%). Selain itu, dari hasil uji laboratorium per hari, spesimen selesai diperiksa (RT-PCR/TCM dan rapid test antigen) per hari sebanyak 273.806 spesimen dengan jumlah suspek sebanyak 5.347 kasus.

Untuk perkembangan program vaksinasi, penerima vaksin ke-1 bertambah 1.099.390 orang dengan totalnya melebihi 172 juta orang atau 172.155.594 orang. Sedangkan penerima vaksinasi ke-2 bertambah 613.814 orang dan totalnya meningkat melebihi 117 juta orang atau angka tepatnya 117.947.474 orang. Serta penerima harian vaksin ke-3 bertambah 2.444 orang dengan kumulatifnya melebihi 1,3 juta orang atau 1.331.103 orang. Untuk target sasaran vaksinasi berada di angka 208.265.720 orang.

Lebih lanjut, melihat perkembangan penanganan per provinsi, terdapat 5 provinsi menambahkan pasien sembuh harian tertinggi. Provinsi DKI Jakarta menambahkan 143 orang dan kumulatifnya 852.238 orang, diikuti Kepulauan Riau menambahkan 101 orang dan kumulatifnya 52.431 orang, Jawa Barat menambahkan 25 orang dan kumulatifnya 693.856 orang, Jawa Timur menambahkan 9 orang dan kumulatifnya 370.389 orang serta Jawa Tengah menambahkan 8 orang dan kumulatifnya 455.723 orang.

Lalu, pada penambahan kasus terkonfirmasi positif harian terdapat 5 provinsi dengan angka tertinggi. Yakni di DKI Jakarta menambahkan 412 kasus dan kumulatifnya 868.611 kasus, diikuti Jawa Barat menambahkan 62 kasus dan kumulatifnya 709.204 kasus, Banten menambahkan 60 kasus dan kumulatifnya 133.100 kasus, Jawa Tengah menambahkan 21 kasus dan kumulatifnya 487.064 kasus serta Jawa Timur menambahkan 18 kasus dan kumulatifnya 400.268 kasus.

Selain itu, per hari ini terdapat 5 provinsi yang menambahkan kematian. Provinsi Jawa Timur menambahkan 2 kasus dan  kumulatifnya 29.757 kasus. Sementara 4 provinsi lainnya masing-masing menambahkan 1 kasus yaitu Jawa Barat dengan kumulatifnya 14.759 kasus, Sulawesi Utara dengan kumulatifnya 1.064 kasus, Jambi dengan kumulatifnya 783 kasus dan dan Sulawesi Tenggara dengan kumulatifnya 529 kasus.

Disamping itu, hasil uji per hari jejaring laboratorium berbagai wilayah, jumlah kumulatif spesimen selesai diperiksa mencapai 66.336.745 spesimen. Terdiri dari spesimen positif (kumulatif) sebanyak 7.909.469 spesimen dan spesimen negatif (kumulatif) sebanyak 56.756.107 spesimen. Positivity rate spesimen (NAA dan Antigen) harian di angka 0,39% dan positivity rate spesimen mingguan (2 – 8 Januari 2022) di angka 0,21%. Sementara spesimen invalid dan inkonklusiv (per hari) berjumlah 17 spesimen.

Untuk jumlah orang yang diperiksa per hari ini ada 198.636 orang dan kumulatifnya 44.761.743 orang. Lalu pada hasil terkonfirmasi negatif jumlah kumulatifnya meningkat menjadi 40.493.646 orang termasuk tambahan hari ini sebanyak 197.990 orang. Sementara positivity rate (NAA dan Antigen) orang harian di angka 0,33% dan positivity rate orang mingguan (2 – 8 Januari 2022) di angka 0,19%. Secara sebaran wilayah terdampak masih berada di 34 provinsi dan 510 kabupaten/kota.

 

Jakarta, 12 Januari 2022

Tim Komunikasi Komite Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional

[ISTA/ACU/MRH]



Source link