Prioritas Berita

Rangkaian Bencana Hantam Indonesia, Korban Tewas Akibat Gempa Sulbar Capai 73


Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Minggu (17/1), mengatakan sedikitnya 73 orang tewas akibat gempa di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Gempa tersebut adalah bencana terbaru dari serangkaian bencana yang melanda tanah air baru-baru ini,

Reuters, Minggu (17/1), mengutip juru bicara BNPB Raditya Jati, mengatakan lebih dari 820 orang terluka dan lebih dari 27.800 mengungsi akibat gempa berkekuatan 6,2 skala Richter itu. Saksi mata menambahkan beberapa pengungsi juga masih mencari perlindungan di pegunungan, sementara yang lain mengungsi ke pusat evakuasi.

Raditya menambahkan petugas polisi dan militer telah dikerahkan untuk menindak penjarahan di beberapa bagian wilayah itu.

Status tanggap darurat, yang dimaksudkan untuk membantu upaya penyelamatan, telah diberlakukan selama dua minggu, katanya.

Tim gabungan TNI-Polri dan BPBD Sumedang melakukan pencarian korban di lokasi tanah longsor di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Sabtu, 9 Januari 2021. (Foto: Humas BNPB).

Tim gabungan TNI-Polri dan BPBD Sumedang melakukan pencarian korban di lokasi tanah longsor di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Sabtu, 9 Januari 2021. (Foto: Humas BNPB).

Dwikorita Karnawati, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), mengatakan gempa lain di wilayah itu berpotensi memicu tsunami.

Indonesia yang terletak di Cincin Api Pasifik (ring of fire) menyebabkan sering dihampiri gempa bumi. Pada tahun 2018, gempa berkekuatan 6,2 skala Richter menghantam kota Palu, Sulawesi Tengah. Gempa yang memicu tsunami tersebut menewaskan ribuan orang.

Hanya dua minggu pertama tahun 2021 ini, Indonesia menghadapi sejumlah bencana.

Bencana tersebut misalnya, banjir di Sulawesi Utara dan Kalimantan Selatan pada bulan ini masing-masing menelan korban sedikitnya lima orang, sementara tanah longsor yang terjadi di Jawa Barat menewaskan sedikitnya 29 orang, kata pihak berwenang.

Pada 9 Januari, peristiwa nahas juga terjadi, yaitu jatuhnya pesawat Sriwijaya Air ke Laut Jawa dengan 62 penumpang.

Gunung Semeru di Jawa Timur meletus pada Sabtu (16/1) malam, tetapi belum ada laporan korban jiwa atau evakuasi.

Dwikorita mengatakan cuaca ekstrem dan “multi-bahaya” hidrometeorologi lainnya diperkirakan dalam beberapa minggu mendatang. [ah]



Source link

the authoradmin

Tinggalkan Balasan

Lewat ke baris perkakas