Prioritas Internasional

Ada Bukti Kanibalisme dalam Pembunuhan di Berlin


Kejaksaan Jerman mengatakan, Jumat (20/11), ada bukti kanibalisme dalam pembunuhan seorang pria berusia 44 tahun yang mayatnya ditemukan di tepi utara Berlin sebelumnya bulan ini.

Seorang pria berusia 41 tahun ditangkap, Kamis (19/11), karena dicurigai melakukan pembunuhan bermotif seksual di rumahnya yang dekat dengan lokasi di mana tulang belulang korban ditemukan.

“Tersangka memiliki minat pada kanibalisme, ” kata Juru Bicara Kantor Kejaksaan Berlin, Martin Steltner kepada Associated Press. “Ia menjelajah internet untuk mencari topik itu.”

Tempat tinggal seorang korban kanibalisme, di distrik Lichtenberg, Berlin, Jerman, 20 November 2020.

Tempat tinggal seorang korban kanibalisme, di distrik Lichtenberg, Berlin, Jerman, 20 November 2020.

Steltner mengatakan tidak jelas apakah korban juga memiliki ketertarikan pada kanibalisme. Kedua pria itu, keduanya warga Jerman, telah menjalin hubungan secara online, katanya. Tak satu pun dari nama mereka diungkapkan karena alasan privasi.

Ini bukan kali pertama kasus kanibalisme mengguncang Jerman. Pada 2006, pengadilan Jerman menghukum Armin Meiwes atas pembunuhan seorang pria yang ditemuinya secara online dan memakannya. Meiwes saat ini menjalani hukuman penjara seumur hidup.

Pada 2015, seorang polisi Jerman dihukum karena membunuh seorang pria yang dia temui di forum obrolan internet yang ditujukan untuk kanibalisme. Jaksa penuntut mengatakan korban berfantasi untuk dimakan, tetapi tidak ada bukti tersangka benar-benar melakukannya. [ab/uh]



Source link

the authoradmin

Tinggalkan Balasan

Lewat ke baris perkakas