Anggaran Belanja Pertahanan Inggris Terbesar Sejak Perang Dingin - Koran Prioritas
Prioritas Internasional

Anggaran Belanja Pertahanan Inggris Terbesar Sejak Perang Dingin

9Views
Koran Prioritas


Perdana Menteri Inggris Boris Johnson telah memberikan dukungannya bagi program investasi terbesar angkatan bersenjata negara itu sejak akhir Perang Dingin tiga dekade lalu.

Johnson diperkirakan akan menjabarkan rincian kesepakatan keuangan selama empat tahun untuk Kementerian Pertahanan itu di hadapan parlemen, Kamis (19/11). Menurutnya, investasi besar itu akan mentransformasi militer Inggris sehingga siap menghadapi berbagai ancaman di masa depan.

Johnson akan menyampaikan rincian itu secara virtual, karena ia sedang mengisolasi diri setelah menjalin kontak dengan seseorang yang kemudian dites positif terkena virus corona.

Gambar Perdana Menteri Inggris Boris Johnson saat menjawab pertanyaan dalam pertemuan virtual, ditayangkan di parlemen Inggris, House of Commons, di London, 18 November 2020.

Gambar Perdana Menteri Inggris Boris Johnson saat menjawab pertanyaan dalam pertemuan virtual, ditayangkan di parlemen Inggris, House of Commons, di London, 18 November 2020.

“Situasi internasional lebih berbahaya dan lebih kompetitif daripada kapan pun sejak Perang Dingin dan Inggris harus setia pada sejarah dan mendukung sekutu-sekutunya, ” katanya.

Menurut Johnson, militer Inggris akan mendapat tambahan dana sebesar 21 miliar dolar, di luar anggaran yang direncanakan pemerintah sebelumnya.

Menteri Pertahanan Ben Wallace mengatakan dana itu cukup untuk memodernisasi tetapi membantah bila sebagian dari dana itu diambil dari anggaran bantuan luar negeri Inggris. “Jika dana bantuan luar negeri tidak dikurangi berarti kami dapat berdiskusi dengan baik tentang apa ambisi global kami dan bagaimana kami akan mendanainya, ” katanya kepada Sky News.

“Sewaktu saya melawat ke luar negeri, yang diinginkan banyak negara dari kami adalah pengetahuan kami, peralatan kami dan pemahaman kami tentang bagaimana menciptakan keamanan dan bagaimana menciptakan pertahanan,” katanya.

Menteri Pertahanan Inggris, Ben Wallace tiba di Downing Street, London, 10 November 2020 untuk menghadiri rapat kabinet mingguan. (Foto: JUSTIN TALLIS / AFP)

Menteri Pertahanan Inggris, Ben Wallace tiba di Downing Street, London, 10 November 2020 untuk menghadiri rapat kabinet mingguan. (Foto: JUSTIN TALLIS / AFP)

Kekhawatiran telah berkembang dalam beberapa bulan terakhir bahwa pemerintah Inggris sedang mencari cara untuk mengurangi komitmennya untuk memberi bantuan luar negeri. Langkah ini diambil sebagian karena tingginya kebutuhan dana dalam penanggulangan virus corona di dalam negeri.

Pemerintah telah memasukkan departemen yang mengawasi bantuan luar negeri ke bawah Kementerian Luar Negeri, dan beberapa pihak di pemerintahan telah memperdebatkan pengurangan anggaran bantuan dari 0,7 persen dari pendapatan nasional kotor negara itu menjadi 0,5 persen.

Wallace bersikeras bahwa pemerintah tidak akan menghentikan bantuan internasional tetapi mengatakan bahwa keputusan mengenai jumlahnya akan diungkapkan Menteri Keuangan Rishi Sunak minggu depan.

Sebagai bagian dari pengeluaran pertahanan baru, sebuah badan baru yang didedikasikan untuk kecerdasan buatan akan dibuat. Dan sebuah komando antariksa yang mampu meluncurkan roket pertama Inggris pada tahun 2022 juga direncanakan akan dibentuk. [ab/uh]



Source link

Koran Prioritas
admin
the authoradmin

Leave a Reply