Prioritas Internasional

Protes di Parlemen, 3 Mantan Legislator Hong Kong Ditangkap


Tiga mantan legislator Hong Kong yang prodemokrasi ditangkap hari Rabu karena mengganggu proses legislatif pada awal tahun ini.

Ted Hui, Eddie Chu dan Raymond Chan mengungkapkan penangkapan mereka di laman Facebook masing-masing.

Penangkapan itu bermula dari dua insiden terpisah pada bulan Mei dan Juni lalu, sewaktu parlemen sedang membahas sebuah rancangan undang-undang yang akan mengkriminalkan semua bentuk penghinaan atau penyalahgunaan lagu kebangsaan China.

Sidang legislatif pada Mei lalu terhenti sewaktu Hui bergegas ke depan ruangan sidang dan membuang tanaman busuk ke lantai. Beberapa hari kemudian, Chu dan Chan juga bergegas masuk ruang sidang dan mengangkat poster bertulisan “rezim pembunuh akan membusuk selama puluhan ribu tahun” sebelum menumpahkan cairan berbau busuk ke lantai.

Raymond Chan (Foto: dok)

Raymond Chan (Foto: dok)

Polisi Hong Kong mengemukakan dalam suatu pernyataan bahwa mereka telah menangkap ketiga mantan legislator itu dan mendakwa mereka melakukan penghinaan dan percobaan untuk menimbulkan kerusakan dengan substansi berbahaya. Nama-nama legislator itu tidak diungkapkan dalam pernyataan polisi.

Hui termasuk di antara 15 legislator prodemokrasi yang mengundurkan diri beramai-ramai pekan lalu setelah empat sejawat mereka dikeluarkan. Keempatnya dikeluarkan setelah sebuah komite legislatif China menyetujui peraturan yang menyatakan pemerintah Hong Kong dapat mendiskualifikasi legislator yang diyakini merupakan ancaman bagi keamanan nasional tanpa melalui proses di pengadilan. Pemecatan dan pengunduran diri beramai-ramai itu menyisakan 70 anggota Dewan yang pro-Beijing.

Chu dan Chan mengundurkan diri beberapa pekan silam setelah Kepala Eksekutif Hong Kong Carrie Lam menangguhkan pemilihan legislatif yang dijadwalkan September ini selama setahun, dengan alasan pandemi COVID-19. [uh/ab]





Source link

the authoradmin

Tinggalkan Balasan

Lewat ke baris perkakas