Mensos: Rokok Bisa Menjadi Pintu Gerbang Anak Mengenal Narkoba - Koran Prioritas
Prioritas Kepedulian

Mensos: Rokok Bisa Menjadi Pintu Gerbang Anak Mengenal Narkoba

49Views
Koran Prioritas

Anak-Merokok

Perokok anak masih menjadi salah satu masalah yang dihadapi Indonesia. Solusi menarik datang dari Menteri Sosial Juliari Batubara, yang mengusulkan kenaikan harga rokok.

Mensos Juliari mengatakan, akses mendapat rokok di Indonesia masih sangat mudah. Sehingga anak di bawah 18 tahun juga bisa mendapatkan rokok tanpa kesulitan.

Hal itu jadi salah satu faktor yang membuat anak-anak mudah terpapar rokok.

Juliari menyarankan, proses pembelian rokok seharusnya dipersulit. Salah satunya dengan menaikan harga per satu bungkus rokok. Tujuannya, agar rokok tidak mudah diakses oleh anak-anak.

“Kalau bisa rokok harganya mahal. Satu bungkus minimal 100 ribu. Negara juga dapat cukai lumayan,” usul Juliari.

Namun, menurut Juliari, kebanyakan produksi rokok saat ini juga telah menggunakan tembakau impor. Sehingga, ia menyarankan sebaiknya petani tembakau berganti jenis tanaman yang dipanen.

“Jadi harus mendesak pemerintah supaya harga rokok dan cukai dinaikan. Ini bukan untuk meningkatkan APBN saja, itu jangka pendek. Jangka panjangnya anak kita terlindungi dari rokok,” ucapnya.

Selain berbahaya bagi kesehatan secara fisik, Juliari menyampaikan bahwa rokok bisa menjadi pintu gerbang anak mengenal narkoba. Jika telah terjerumus pada narkoba maka yang dikhawatirkan masa depan anak jadi terancam.

“Harus diingat pengenalan narkoba dari rokok. Lama-lama nyobain ganja lalu sabu. Begitu masuk ke narkoba ya sudah habis. Mau rehab seperti apa pun, kalau sudah narkoba sejak dini itu sudah sulit,” ujar Juliari.

62af8bc7c18ef672c9d7653ae46d1c2c

Koran Prioritas

Leave a Reply